Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dr. Dedi Irwansyah, M.Hum., secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kota Metro yang digelar pada Selasa, 20 Januari 2025, bertempat di Ruang Inspiring Library UIN Jurai Siwo Lampung.
Kegiatan Musda ini dihadiri oleh puluhan pustakawan dari berbagai instansi, mulai dari perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan sekolah, perpustakaan umum, hingga perpustakaan daerah di Kota Metro. Musda IPI Kota Metro menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pustakawan di tengah perkembangan teknologi informasi dan tantangan era digital.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dedi Irwansyah, M.Hum. menyampaikan apresiasi atas peran aktif IPI Kota Metro dalam membangun jejaring profesional dan meningkatkan kompetensi pustakawan. Ia juga memberikan pesan kepada pengurus IPI yang baru agar mampu menyusun program kerja yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada penguatan literasi masyarakat.
Secara khusus, ia menyoroti fenomena berkembangnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mulai memengaruhi berbagai aspek pengelolaan informasi. Menurutnya, perpustakaan perlu memperkuat koleksi buku cerita dan karya sastra sebagai penyeimbang perkembangan teknologi. “Buku-buku sastra dan cerita memiliki nilai imajinasi, empati, dan humanisme yang tidak dapat terkontaminasi oleh AI. Koleksi seperti ini penting untuk menjaga ruh literasi dan membentuk karakter pembaca,” ujarnya.
Sambutan juga disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro, Fitri Luthfiana.,S.Ag.,M.H. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pustakawan, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan dalam mengembangkan layanan perpustakaan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan Musda ini, diharapkan IPI Kota Metro dapat menghasilkan kepengurusan yang solid serta program kerja strategis yang mampu memperkuat profesionalisme pustakawan dan meningkatkan budaya literasi di Kota Metro.

