Jl. Ki Hajar Dewantara 38B Ds. Banjarrejo Kec. Batanghari Kab. Lampung Timur - Lampung
Contact Us!
Pustakawan Dituntut Kompeten dan Adaptif, Perpustakaan UIN Jurai Siwo Lampung Ikuti Workshop Sertifikasi

Dunia perpustakaan terus bergerak. Perubahan teknologi, pola pencarian informasi, hingga kebutuhan pemustaka yang semakin beragam membuat pustakawan dituntut untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya.

Hal inilah yang menjadi salah satu fokus dalam Workshop Sertifikasi Pustakawan: Membangun Pustakawan Kompeten, Profesional, dan Adaptif yang digelar di Gedung K.H. Abdul Rozak Fachruddin, Universitas Muhammadiyah Metro, Kamis, 3 September 2026.

Perpustakaan UIN Jurai Siwo Lampung turut andil dalam kegiatan tersebut. Kepala Perpustakaan (Aan Gufroni) hadir bersama pustakawan Siti Ma’ani, M.Pd., sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan sekaligus memperkuat kompetensi di bidang kepustakawanan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini merupakan rangkaian Pelantikan Pengurus FPPTMA Korwil Sumbagsel dan Workshop Sertifikasi Pustakawan Tahun 2026. Forum tersebut mempertemukan para pengelola dan pustakawan untuk bersama-sama melihat kembali pentingnya kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan profesi kepustakawanan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, serta laporan ketua pelaksana. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan pimpinan Universitas Muhammadiyah Metro, prosesi pelantikan pengurus Korwil FPPTMA, sambutan ketua korwil yang dilantik, arahan pengurus pusat FPPTMA, dan foto bersama.

Memasuki sesi workshop, peserta mendapatkan dua materi utama. Materi pertama membahas Kebijakan dan Urgensi Sertifikasi Pustakawan, kemudian dilanjutkan dengan materi Skema dan Mekanisme Sertifikasi Kompetensi. Sesi tanya jawab menjadi ruang bagi peserta untuk mendiskusikan lebih jauh berbagai hal terkait sertifikasi pustakawan.

Sertifikasi bukan sekadar soal mendapatkan pengakuan atas kompetensi. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi bagian dari perjalanan seorang pustakawan untuk memastikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki terus relevan dengan perkembangan profesi.

Bagi Perpustakaan UIN Jurai Siwo Lampung, kegiatan seperti ini menjadi ruang penting untuk terus bertumbuh. Pustakawan hari ini tidak cukup hanya piawai mengelola koleksi dan memberikan layanan informasi. Mereka juga perlu memahami teknologi, membaca perubahan perilaku pemustaka, serta mampu menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan sivitas akademika.

Karena itu, pengembangan kompetensi menjadi investasi yang tidak boleh berhenti. Perpustakaan yang ingin terus relevan membutuhkan pustakawan yang mau bergerak, belajar, dan beradaptasi.

Sumber : Aan